TEKNIK & STRATEGI PEMASARAN
Kali ini kita akan membahas tentang "Teknik & Strategi Pemasaran". Apa sih yang dimaksud dengan strategi pemasaran?
Teknik pemasaran yaitu suatu metode untuk mempromosikan produk atau jasa yang dihasilkan oleh perusahaan dengan strategi-strategi yang terbaik untuk memperoleh keuntungan.
Lantas, apa sih tujuan dari semua itu?
kita kenali terlebih dahulu pengertiannya. Pemasaran adalah kegiatan meneliti kebutuhan dan keinginan konsumen (probe), menghasilkan barang dan jasa sesuai dengan kebutuhan dan keiinginan konsumen (product) menentukan tingkat harga (price).
Tujuan dari strategi pemasaran yaitu Meningkatkan kualitas koordinasi kepada tim pemasaran. Mengukur hasil pemasaran menurut standard prestasi yang berlaku. Memberikan dasar yang masuk akal didalam setiap mengambil keputusan.
Strategi Pemasaran
Penelitian dan Pengembangan Pasar (Probe) Keunggulan bersaing perusahaan baru terletak pada perbedaan (diferinsiasi) perusahaan tersebut dengan pesaingnya dalam hal:
a. Kualitas yang Iebih baik;
b. harga yang Iebih murah dan bisa ditawar;
c. lokasi yang Iebih cocok, Iebih dekat, Iebih cepat;
d. seleksi barang dan jasa yang Iebih menarik;
e. pelayanan yang Iebih menarik dan Iebih memuaskan konsumen;
f. kecepatan, naik dalam pelayanan maupun dalam penyaluran barang.
Bagi usaha baru sangat cocok untuk menerapkan strategi “market driven” de berdasarkan enam pondasi:
a. orientasi konsumen
b. Kualitas,
c. kenyamanan dan kesenangan,
d. lnovasi,
e. kecepatan,
f. pelayanan, dan
g. kepuasan pelanggan
a. Berorientasi pada Konsumen
Prinsip-prinsip pokok kepuasan pelanggan, yaitu sebagai berikut.
1) Bila ada pelanggan yang merasa kurang puas, penuhilah secepat mungkin kekurangan tersebut.
2) Doronglah pelanggan untuk mengajukan keluhan bila kurang memuaskan.
3) Mintalah umpan balik (feed-back) dari karyawan tetntang upaya perbaikan pelayanan yang harus diberikan kepada pelanggan.
4) Buatlah komitmen untuk membuat pelayanan terbaik kepada konsumen.
5) Izinkanlah manajer untuk menunggu pelanggan temporer.
6) Hati-hatilah dalam memilih dan melatih seseorang yang akan berhubungan dengan pelanggan.
7) Kembangkan pelayanan bagi karyawan sehingga komunikasi betu|~betu| mengarah pada pelanggan.
8) Berikan insentif kepada karyawan yang betul-betul memberikan pelayanan istimewa kepada pelanggan .
b. Kualitas Kualitas harus mencerminkan kebutuhan dan keinginan pelanggan.
Ada enam macam komponen Kualitas yaitu sebagai berikut.
1) Ketepatan (reability), yaitu rata- rata kelalaianl pengabaian.
2) Daya tahan (durabu/ity), yaitu berapa Iama barang dan jasa tersebut dapat dipakai/ bertahan.
3) Mudah digunakan (ease of use), yaitu barang danjasa tersebut memberikan kemudahan untuk digunakan.
4) Nama merek yang terkenal dan dipercaya (know and frusted brand name)
5) Harga yang relatif rendah (price).
Sementara di bidang jasa pelayanan, konsumen ingin melihat jasa perusahaan yang mencerminkan beberapa karakteristik sebagai berikut :
1) Jelas/ nyata (tangibles), yaitu jelas ada fasilitas, ada peralatan dan ada orang yang melayaninya.
2) Ketepatan (reliability), yaitu memenuhi apa yang dikatakan itu seeuai dengan apa yang dilakukan atau tepat janji dan tepat pelayanan.
3) Ketanggapan (responsivness), yaitu tanggap terhadap keinginan pelanggan. Terjamin dan penuh empati (assurance and empathy), yaitu menimbuikan rasa aman dan senang.
4) Terjamin dan penuh empati (assurance and empaty), yaitu menimbulkan rasa aman dan senang.
Pedoman penting untuk mencapai sasaran kualitas seperti di atas dapat dilakukan dengan Iangkah- Iangkah sebagai berikut ini.
1) Bangun kualitas kedalam proses.
2) Kembangkan tim kena dan sebar Iuaskan sampai departemen.
3) Mantapkan ikatan dengan pemasok Secara khusus.
4) Latihan manajer dan karyawan agar mereka berpartisipasi dalam program peningkatan kualitas.
5) Berikan insensif kepada orang yang bekerja berkualitas.
6) Kembangkan strategi perusahaan dalam perbaikan kualitas.
c. Kesenangan Memberikan pelayanan yang menyenangkan dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut.
1) Lokasi usaha harus dekat.
2) Berikan kemudahan- kemudahan kepada pelanggan.
3) Tentukan jam kerja yang menyenangkan bagi pelanggan.
4) Tetapkan apakah barang perlu diantar atau tidak.
5) Berikan kemudahan untuk menggunakan cara kredit.
6) Latihlah karyawan untuk dapat melakukan transaksi dengan cepat, tepat, hemat, sopan.
d . lnovasi
lnovasi merupakan kekuatan bagi wirausaha dalam meraih sukses usahanya, seperti produk baru, perbedaan teknik/ cara, dan pendekatan baru dalam memperkenalkannya.
e. Kecepatan Secara Hlosofi, kecepatan disebut 77me Compression Management (TCM), yang memili dua aspek :
1) mempercepat produk- baru ke pasar;
2) memperpendek waktu dalam merespons permintaan pelanggan baik dalam memproses produk maupun dalam mendistribusikan atau menyampaikannya.
Agar perusahaan yang mementingkan TQM dapat bersaing, hendaknya melakukan hal- hal sebagai berikut.:
1) Perbaharui keseluruhan proses agar Iebih cepat.
2) Ciptakan fungsi silang dari tim kerja, berikan kekuatan untuk memecahkan persoalan.
3) Arahkan tujuan Secara agresif untuk mengurangi waktu dan memperpendek jadwal.
4) Tanamkan budaya cepat.
5) Gunakan teknologi yang dapat mempercepat proses.
f. Pelayanaan dan Kepuasaan Pelanggan cara menciptakan pelayanaan dan Kepuasaan pelanggan adalah sebagai berikut.
1) Dengarkan dan perhatikan pelanggan.
2) Tetapkan pelayanaan yang baik.
3) Tetapkan ukuran dan kinerja standar.
4) Berikan perlindungan dan hak-hak karyawan.
5) Latih karyawan cara memberikan pelayanaan yang istimewa.
6) Gunakan teknologi yang memberikan pelayanaan terbaik.
7) Berikan hadiah bagi pelayanaan terbaik.Prinsip pemasaran :
a. Tahap Pengembangan Aturan-aturan yang perlu dipertimbangkan dalam pengembangan produk, yaitu sebagai berikut ini.
1) Simplicity (sederhana) Mudah dikenal dan digunakan oleh konsumen, seperti aiat-alat otomatis.
2) Integrity (integritas) Disain produk harus baik dari sejak awal sampai akhir pakai
3) Human focus (fokuskan pada orangnya) Memperhatikan peranan kompletementer pemakai akhir untuk mendesain integritas.
4) Sinergy (Berdaya juang) Desain produk yang baik memerlukan kombinasi antara pengalaman, pengetahuan, dan kecakapan dari suatu team professional.
5) Creativity (kreativitas) Keberhasilan produk sangat bergantung pada keahiian kreatif dari banyak orang.
6) Risk (Risiko)
b. Tahap Pengenalan Pada tahap ini produk baru diperkenalkan kepada konsumen potensial. Untuk memperkenalkan produk baru ini, promosi dan periklanan harus Iebih gencar agar produk ini dikenal oleh konsumen terutama konsumen potensial.
c. Tahap Pertumbuhan Penjualan Jika barang baru ini gagai menembus konsumen pada tahap perkenalan dan pertumbuhan, barang tidak akan Iaku terjual.
d. Tahap Kematangan Volume penjualan terus meningkat dan profit margin mencapai puncaknya, tetapi kemudian menurun karena masuknya pesaing baru ke pasar.
e. Tahap Kejenuhan Pada tahap ini penjualan mencapai puncaknya dan konsumen mulaijenuh terhadap produk tersebut. Oleh sebab itu, pada tahap ini inilah inovasi produk harus dimulai.
f. Tahap Penurunan Tahap ini merupakan Iingkaran akhir daur hidup produk. Hasil penjualan produk secara terus menerus mulai menurun, produk-produk Iama mulai diobral dan cuci gudang, otomatis profit margin juga turun drastis.Perencanaan pemasaran.
Harga (Price) Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk memberikan harga yang menarik bagi konsumen, yaitu sebagai berikut.
a.) Menentukan harga dasar dan harga jual barang yang berbeda-beda. Hal yang perlu diperhatikan dalam menetapkan harga, yaitu :
1) biaya penjualan dan biaya barang;
2) harga yang dimilki pesaing;
3) elastisitas permintaan barang.
b.) Memberikan potongan harga yang ben/ariasi, misalnya :
1) potongan penjualan tunai;
2) potongan penjualan dengan pembelian tunai;
3) sistem diskon/ hadiah;
c.) Memberikan keringan waktu pembayaran, dengan 3 cara :
1) pembayaran di muka;
2) pembayaran di belakang
3) pembayaran kredit/ dicicil.Kesimpulan Teknik & Strategi Pemasaran :
Strategi pemasaran hendaknya harus mempertimbangkan situasi dan keadaan perusahaan baik keadaan intern perusahaan itu sendiri atau lingkungan UMKM atau mikro perusahaan, maupun ekstern perusahaan.Perusahaan perlu mempelajari persaingan serta customer aktual dan potensial serta pesaing mengidentifikasi strategi,tujuan,kekuatan,kelemahan dan pola reaksi pesaing serta merancang sistem informasi yang efektif. inti pengembangan sebuah strategi pemasaran bagi perusahaan adalah untuk memberi keyakinan bahwa kemampuan perusahaan telah sesuai dengan lingkungan kompetisi pasar yang telah dijalankan tidak untuk saat ini tetapi juga dapat melihat masa yang akan datang.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar